Product Category
Caustic Soda Flake/pearl

Caustic Soda Flake adalah bentuk padat (flake / serpihan) dari Natrium hidroksida (NaOH), yang merupakan basa kuat dan sangat korosif.
Biasanya berwarna putih, tidak berbau, larut dalam air, dan menghasilkan panas saat dilarutkan.

Sifat Fisik & Kimia

  • Sangat korosif terhadap kulit dan logam tertentu
  • Mudah larut dalam air dan menghasilkan panas (eksotermik)
  • Dapat menyerap uap air dan karbon dioksida dari udara (higroskopis)

Penggunaan Caustic Soda Flake dalam Industri:

  1. Tekstil: Untuk mercerizing kain dan netralisasi
  2. Pulp & Kertas: Pemutihan pulp dan proses delignifikasi
  3. Sabun & Deterjen: Bahan utama pembuatan sabun (saponifikasi)
  4. Pengolahan Air: Menetralkan limbah asam & menaikkan pH
  5. Kimia: Bahan baku pembuatan bahan kimia lain
  6. Minyak & Gas: Pengatur pH dan pengolahan fluida pengeboran

 

HCL 32% atau Asam Klorida

HCl atau Asam Klorida adalah larutan gas hidrogen klorida (HCl) dalam air. Ini adalah asam anorganik kuat yang sangat korosif, tidak berwarna, dan memiliki bau tajam menyengat (mirip bau klorin). Memiliki Nama dagang umum: Asam klorida, muriatic acid, Bentuk: Cairan bening, bisa mengeluarkan asap jika terkena udara lembap pH: Sangat asam (sekitar 1–2).

Penggunaan HCl dalam Industri:

  1. Industri Baja & Logam: Menghilangkan karat (pickling) sebelum galvanisasi atau pelapisan
  2. Industri Kimia: Bahan baku senyawa kimia (klorida, PVC), netralisasi basa
  3. Pengolahan Air: Menurunkan pH, regenerasi resin penukar ion
  4. Farmasi: Penyesuai pH & sintesis bahan aktif
  5. Tekstil & Pewarna: Netralisasi, fiksasi warna, dan pembersih alat
  6. Pertambangan & Migas: Stimulasi sumur & pelarutan batuan (leaching)

 

Citric Acid Monohydrous dan Anhydrous

Citric acid adalah asam organik lemah yang secara alami terdapat dalam buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, dan limau. Nama kimianya asam sitrat, dengan rumus kimia C₆H₈O₇. Memiliki bentuk Kristal putih yang dapat larut dalam air meliki rasa asam (sour) dan tidak beracun, biodegradable (ramah lingkungan)

Citric acid tersedia dalam dua bentuk utama: Monohydrate (dengan air kristal), Anhydrous (tanpa air kristal)

1. Citric Acid Monohydrate (Mono)

  • Digunakan dalam industri makanan sebagai pengatur keasaman pada minuman, saus, dan permen.
  • Di farmasi, dipakai untuk sirup obat dan penstabil pH.
  • Dalam kosmetik, digunakan untuk menyeimbangkan pH produk cair seperti sabun dan lotion.
  • Di pembersih, berfungsi menghilangkan kerak dalam produk cair

 

Caustic Soda Liquid 48%

NaOH (Sodium Hydroxide) Liquid 48% adalah larutan basa kuat berupa cairan bening tak berwarna yang mengandung 48% berat sodium hidroksida (NaOH) terlarut dalam air. Dalam bentuk cair ini, NaOH sangat reaktif, korosif, dan mampu melarutkan lemak, minyak, dan berbagai senyawa organik serta anorganik.

Penggunaan NaOH 48% dalam Industri:

  1. Industri Kimia: 
    Bahan baku utama dalam pembuatan sabun, deterjen, surfaktan, dan zat kimia lainnya.
  2. Pengolahan Air Limbah: 
    Menetralkan limbah asam, mengatur pH, dan mengendapkan logam berat.
  3. Pulp & Kertas: 
    Digunakan dalam proses kraft untuk memisahkan lignin dari selulosa.
  4. Tekstil & Pewarnaan: 
    Proses mercerisasi untuk memperkuat dan mengkilapkan kain katun.
  5. Industri Minyak & Gas: 
    Untuk menaikkan pH lumpur pengeboran dan mengontrol korosi.

 

Soda Ash Dense

Soda Ash Dense adalah bentuk padat dan berat dari natrium karbonat (Na₂CO₃), yang diproduksi melalui proses pemurnian atau rekristalisasi soda ash mentah. Bentuknya berupa butiran besar (granular) berwarna putih dengan densitas tinggi, biasanya sekitar 1 g/cm³.memiliki ciri khas tidak berbau

Tidak mudah larut dalam air dibandingkan soda ash light. Tidak mudah menyerap kelembaban (lebih stabil saat disimpan)

Fungsi Soda Ash Dense:
Digunakan untuk menurunkan titik leleh silika dalam pembuatan kaca, serta berperan dalam pemurnian logam, pengolahan air industri, dan netralisasi asam di berbagai proses industri. Bentuknya yang padat cocok untuk sistem pencampuran kering.

 

Soda Ash Light

Soda Ash Light adalah bentuk bubuk halus dari natrium karbonat (Na₂CO₃) yang bersifat basa lemah dan mudah larut dalam air. Memiliki densitas rendah (~0,5 g/cm³), ringan, dan sangat reaktif dalam larutan.

Memilik karakteristik:

  • Serbuk putih halus
  • Mudah larut dalam air. Mudah menyerap kelembaban (higroskopis)
Digunakan untuk: meningkatkan pH, melunakkan air, serta sebagai bahan baku dalam deterjen, pewarnaan tekstil, pengolahan air limbah, dan industri kimia. Cocok untuk proses yang membutuhkan soda ash larut cepat.

 

Magnesium Sulphate

Magnesium sulfate adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia MgSO₄ yang terdiri dari unsur magnesium, sulfur, dan oksigen. Senyawa ini umumnya berbentuk garam kristal putih yang larut dalam air, dan dikenal juga dalam bentuk hidrat seperti magnesium sulfate heptahydrate (MgSO₄·7H₂O) atau garam Epsom.

Karakteristik Umum:

  • Tidak berbau
  • Mudah larut dalam air. Bersifat higroskopis (menyerap kelembaban)
  • Stabil dalam kondisi kering

Industri Pertanian: 
Sebagai pupuk magnesium dan sulfur untuk tanaman (terutama pada tanah yang kekurangan Mg).

Industri Tekstil: 
Digunakan dalam proses pewarnaan dan pencetakan kain.

Industri Kimia & Pulp: 
Digunakan dalam pengolahan air dan pembuatan kertas.

Industri Konstruksi: 
Kadang digunakan dalam aditif semen atau sebagai pengikat pada material tahan api.

 

Sodium Percarbonate

Sodium percarbonate adalah bahan kimia padat berbentuk bubuk putih yang merupakan gabungan dari sodium karbonat (Na₂CO₃) dan hidrogen peroksida (H₂O₂). Saat dilarutkan dalam air, senyawa ini melepaskan oksigen aktif, sehingga bisa membersihkan, memutihkan, dan mendisinfeksi secara efektif. Karena itulah, sodium percarbonate dikenal juga sebagai "oksigen bleach" atau pemutih oksigen.

Deterjen & Pembersih
Pemutih tanpa klorin, angkat noda, aman & ramah lingkungan.

Tekstil
Bleaching kain sebelum pencelupan, jaga warna tetap cerah tanpa merusak serat.

Pulp & Kertas
Pemutih serat kayu tanpa dioxin, hasilkan kertas putih bersih.

Pengolahan Air
Oksidator ringan untuk hilangkan bau, mikroba & warna air limbah atau kolam.

Pembersih Industri
Pembersih tangki, lantai, dan mesin dari lemak & kotoran berat.

 

Melamine powder

Melamine powder adalah senyawa kimia berbentuk bubukputih yang digunakan terutama dalam industri sebagai bahan baku Melamine Resin — sejenis plastik termo - set yang kuat dan tahan panas. 

Berikut ringkasan tentang melamine
Kegunaan melamine powder :

Kegunaan Utama:

Industri Plastik: Untuk membuat peralatan makan, meja, kursi, dan bahan laminasi.

Perekat: Dalam industri kayu lapis (plywood) dan MDF, sebagai bagian dari resin melamin-formaldehida.

Dekoratif: Sebagai lapisan permukaan tahan gores untuk furniture.

Bahan Bangunan: Untuk insulasi tahanapi dan pelapis dinding.

 

Pupuk Urea

Pupuk urea adalah pupuk kimia sintetis yang mengandung nitrogen (N) dalam konsentrasi tinggi, yaitu sekitar 46% N, sehingga merupakan sumber nitrogen paling pekat di antara semua pupuk nitrogen

 

Kegunaan Pupuk Urea di Industri:

1. 🧪 Industri Kimia

o Bahan baku kimia dalam pembuatan:

§ Melamin → untuk resin melamin-formaldehida (plastik, perekat, laminasi).

§ Urea-formaldehida → resin sintetis untuk papan kayu (MDF, particle board).

§ Asam sianurat → untuk produk desinfektan, kolam renang, dan pemutih.

o Digunakan dalam pembuatan senyawa urea nitrate (bahan peledak industri, bukan militer).

 

2. 🏗️ Industri Perekat & Bahan Bangunan

o Urea digunakan sebagai komponen utama dalam perekat resin untuk:

§ Kayu lapis (plywood)

§ MDF (Medium-Density Fibreboard)

§ Particle board

 

3. 🩺 Industri Farmasi & Kosmetik

o Dalam bentuk urea teknis atau farmasi, digunakan untuk:

§ Produk perawatan kulit (urea cream) untuk melembapkan dan mengelupas sel kulit mati.

§ Beberapa formulasi obat topikal dan produk dermatologis.

 

4. 🧯 Industri Pengendali Emisi

o Digunakan dalam sistem SCR (Selective Catalytic Reduction) pada kendaraan diesel:

§ Sebagai cairan DEF (Diesel Exhaust Fluid) atau AdBlue → mengubah NOₓ menjadi N dan uap air untuk mengurangi polusi udara.

 

5. 🧫 Industri Laboratorium dan Penelitian

o Digunakan sebagai bahan kimia untuk denaturasi protein dan agen pelarut dalam biokimia/molekuler.

 

Trisodium Phospat (TSP)

Trisodium fosfat (TSP) adalah senyawa kimia dengan rumus kimia NaPO yang berbentuk bubuk putih dan sangat larut dalam air. TSP banyak digunakan di berbagai industri karena sifatnya yang alkalis kuat dan efektif sebagai agen pembersih dan pengikat.

1. Industri Pembersih & Detergen

  • Sebagai bahan pembersih berat (heavy-duty cleaner):
    Digunakan untuk membersihkan permukaan logam, dinding, lantai, dan peralatan industri dari lemak, minyak, dan noda berat.
  • Pembersih sebelum pengecatan:
    TSP membantu menghilangkan minyak dan kotoran sehingga cat menempel lebih baik.

🏭 2. Industri Pengolahan Logam

  • Digunakan dalam proses degreasing:
    Membersihkan permukaan logam sebelum pelapisan atau pengecatan.
  • Sebagai pengontrol pH:
    Menstabilkan pH larutan selama proses kimia.

🧼 3. Industri Sabun dan Deterjen

  • Sebagai builder:
    Menurunkan kekerasan air (mengikat ion kalsium dan magnesium) sehingga meningkatkan efektivitas surfaktan dalam sabun/deterjen.

🧱 4. Industri Konstruksi & Bangunan

  • Pembersih beton, batu bata, dan permukaan keras lainnya:
    Digunakan untuk menghilangkan noda dan kotoran sebelum pelapisan atau pengecatan ulang.

 

Calcium Stearate

Calcium stearate adalah senyawa kimia berupa garam kalsium dari asam stearat, dengan rumus kimia Ca(C₁₇H₃₅COO). Bentuknya berupa bubuk putih halus, tidak berbau, dan tidak larut dalam air, namun larut dalam minyak dan pelarut organik non-polar.

 

Calcium stearate memiliki berbagai kegunaan dalam industri karena sifatnya yang sebagai pelumas, anti-caking agent, dan stabilizer. Berikut adalah beberapa kegunaannya di berbagai sektor industri:

1. Industri Plastik dan Karet

  • Sebagai lubrikan internal dan eksternal dalam proses ekstrusi dan pencetakan plastik (seperti PVC).
  • Membantu mencegah bahan menempel pada mesin selama produksi.
  • Bertindak sebagai stabilisator panas dalam produksi plastik.

2. Industri Kosmetik dan Farmasi

  • Digunakan sebagai anti-caking agent dan pelumas dalam pembuatan tablet dan kapsul.
  • Berfungsi sebagai emulsifier dalam krim dan lotion.

3. Industri Makanan

  • Digunakan dalam jumlah sangat kecil sebagai zat aditif (E470) untuk mencegah penggumpalan bahan bubuk seperti gula dan garam.

4. Industri Cat dan Pelapis

  • Berperan sebagai agen pengental dan agen pengendapan dalam cat dan tinta.
  • Meningkatkan daya tahan dan kualitas hasil akhir.

5. Industri Bangunan

  • Digunakan dalam bahan aditif semen dan beton untuk meningkatkan ketahanan air dan kelenturan.

6. Industri Kertas

Membantu meningkatkan kualitas permukaan kertas, memberikan hasil cetak yang lebih baik dan lebih halus

 

CMC (Carboxymethyl Cellulose)

CMC adalah singkatan dari Carboxymethyl Cellulose, yaitu turunan dari selulosa yang telah dimodifikasi secara kimia. CMC berbentuk bubuk putih yang larut dalam air dan menghasilkan larutan kental seperti gel.

 

Berikut adalah kegunaan Carboxymethyl Cellulose (CMC) dalam berbagai industri:


🏭 1. Industri Makanan

  • Sebagai pengental: membuat tekstur makanan lebih kental dan stabil (contoh: saus, yogurt, minuman serat).
  • Sebagai penstabil emulsi: mencegah pemisahan antara minyak dan air.
  • Sebagai penahan air (water retention): menjaga kelembapan pada produk seperti roti dan mie instan.
  • Sebagai pembentuk film: digunakan dalam pelapisan permen atau makanan ringan.

🔖 Kode aditif makanan: E466


💊 2. Industri Farmasi

  • Sebagai bahan pengikat tablet: agar tablet tetap padat dan tidak rapuh.
  • Sebagai bahan pengontrol pelepasan obat: membantu mengatur pelepasan zat aktif.
  • Sebagai bahan dalam gel atau salep: untuk viskositas dan kestabilan formulasi.

🧴 3. Industri Kosmetik dan Personal Care

  • Sebagai pengental: dalam produk seperti sampo, lotion, krim wajah, dan pasta gigi.
  • Sebagai penstabil: mencegah pemisahan bahan-bahan dalam formula kosmetik.
  • Memberi tekstur lembut: pada gel atau sabun cair.

🧵 4. Industri Tekstil

  • Sebagai bahan pelapis (sizing agent): membantu memperkuat benang saat proses tenun.
  • Sebagai pengental dalam pencetakan tekstil: membantu mengatur penyebaran pewarna.

📄 5. Industri Kertas

  • Sebagai pengikat serat kertas: meningkatkan kekuatan dan ketahanan kertas.
  • Memberi permukaan yang lebih halus: agar hasil cetak lebih jelas dan tajam.

🛢️ 6. Industri Pengeboran Minyak & Gas

  • Sebagai bahan dalam lumpur pengeboran: mengontrol viskositas dan mencegah kehilangan cairan di dalam lubang bor.

🧼 7. Industri Deterjen

  • Mencegah redeposisi kotoran: menjaga agar kotoran yang sudah terlepas tidak kembali menempel ke kain saat pencucian.
  • Menstabilkan formula cair: pada deterjen cair dan sabun cair.

 

DAP (Di Ammonium Phospate)

DAP adalah garam fosfat yang terbentuk dari reaksi amonia (NH) dan asam fosfat (HPO), berbentuk kristal atau bubuk putih hingga abu-abu, yang mudah larut dalam air.

 

Kegunaan Diammonium Fosfat (DAP) di Industri:

1. Industri Pertanian (Pupuk)

o   DAP adalah pupuk fosfat yang sangat umum digunakan karena mengandung fosfor (P) dan nitrogen (N), dua unsur penting untuk pertumbuhan tanaman.

o Membantu pembentukan akar, bunga, dan buah tanaman.

o Cocok untuk berbagai jenis tanaman, termasuk padi, jagung, dan sayuran.

2.  Industri Pemadam Kebakaran

o DAP digunakan sebagai bahan aktif dalam dry chemical powder untuk alat pemadam api tipe ABC.

o Efektif memadamkan kebakaran dari bahan padat, cairan mudah terbakar, dan peralatan listrik.

3. Industri Makanan & Minuman (dalam kadar terbatas)

o Sebagai aditif makanan (E342): digunakan sebagai agen pengatur keasaman, nutrisi untuk fermentasi (misalnya dalam produksi anggur atau bir).

o Berfungsi sebagai nutrisi bagi ragi dalam proses fermentasi.

4. Industri Kimia

o Digunakan sebagai bahan baku untuk produksi senyawa fosfat lainnya.

o Kadang dipakai dalam proses pelapisan logam (metal treatment) sebagai inhibitor korosi ringan.

5. Industri Tekstil & Kulit

o Digunakan dalam beberapa proses pewarnaan atau penyamakan, membantu dalam fiksasi warna atau pengolahan bahan.

6. Pengolahan Air

Kadang digunakan dalam pengolahan air limbah sebagai sumber fosfor untuk mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

 

Ferrous Sulphate Heptahydrate

Ferrous sulphate heptahydrate adalah bentuk terhidrasi dari ferrous sulphate (besi(II) sulfat) yang mengandung tujuh molekul air kristal. Dalam bahasa Indonesia dikenal juga sebagai feros sulfat heptahidrat.

 

Kegunaan Ferrous Sulphate Heptahydrate di Industri:

1. Industri Pertanian

o Sebagai pupuk mikronutrien untuk menyediakan unsur besi (Fe) yang penting bagi pertumbuhan tanaman.

o Mengatasi defisiensi besi (iron chlorosis) yang menyebabkan daun menguning.

o Digunakan dalam pengkayaan tanah atau media tanam hidroponik.

2. Industri Pengolahan Air

o Sebagai koagulan dan flokulan dalam pengolahan air limbah industri dan domestik.

o Membantu mengendapkan partikel tersuspensi, menghilangkan fosfat dari air limbah (mencegah eutrofikasi).

o Juga digunakan untuk pengolahan air minum di skala besar.

3. Industri Farmasi

o Bahan baku untuk suplemen zat besi dalam bentuk tablet atau sirup, digunakan untuk mengatasi anemia defisiensi besi.

o Diproduksi dalam bentuk farmasi GMP grade untuk konsumsi manusia.

4. Industri Kimia

o Digunakan sebagai reduktor dalam berbagai reaksi kimia, seperti dalam sintesis senyawa lain yang mengandung besi.

o Digunakan dalam proses elektroplating dan pelapisan logam.

5. Industri Tekstil & Pewarnaan

o Digunakan sebagai mordan (pengikat warna) untuk membantu menempelkan zat warna ke serat kain.

Terutama dalam pewarnaan dengan zat warna alami seperti tanin.

 

Formaline 37%

Formalin adalah larutan berair dari formaldehida (formaldehyde) dalam air, biasanya mengandung sekitar 37–40% formaldehida dan sering kali ditambahkan metanol (sekitar 10–15%) sebagai penstabil agar tidak mengalami polimerisasi.

 

Kegunaan Formalin di Industri:

1. 🧪 Industri Kimia

o Bahan baku untuk membuat resin formaldehida, seperti:

§ Urea-formaldehida (UF)

§ Melamin-formaldehida (MF)

§ Fenol-formaldehida (PF)

o Resin-resin ini digunakan dalam produksi plastik, cat, perekat, dan bahan bangunan.

2. 🪵 Industri Kayu & Furniture

o Digunakan dalam proses pelapisan kayu, pembuatan MDF, plywood, dan particle board.

o Memberikan daya tahan terhadap jamur dan kelembapan.

3. 👕 Industri Tekstil

o Untuk finishing kain agar tahan kusut, tahan susut, dan lebih awet.

o Kadang digunakan untuk mereduksi statis atau meningkatkan kekakuan kain.

4. 🧫 Industri Biomedis & Laboratorium

o Digunakan sebagai bahan fiksatif (pengawet) untuk jaringan biologis, organ, atau spesimen anatomi.

o Umum di laboratorium rumah sakit, sekolah, dan universitas.

5. 🚽 Industri Pembersih & Disinfektan

o Komponen dalam produk disinfektan dan pengawet untuk toilet, limbah medis, dan fasilitas industri.

o Membunuh mikroorganisme dan mencegah pembusukan.

 

Formic Acid

Formic acid (asam format) adalah asam karboksilat paling sederhana dengan rumus kimia HCOOH atau CHO. Nama "formic" berasal dari kata Latin formica, yang berarti semut, karena asam ini pertama kali ditemukan dalam cairan tubuh semut.

 

Kegunaan Formic Acid di Industri:

1. 🧵 Industri Tekstil dan Penyamak Kulit

o Digunakan untuk penyamakan kulit agar lebih awet dan lentur.

o Sebagai agen pengatur pH dalam proses pewarnaan kain (dyeing).

o Membantu fiksasi warna agar warna tidak luntur.

2. 🐄 Industri Peternakan dan Pertanian

o Digunakan sebagai pengawet silase dan pakan ternak, mencegah pembusukan oleh bakteri.

o Sebagai antibakteri dan antijamur dalam pakan untuk menjaga kualitas dan mencegah fermentasi yang tidak diinginkan.

3. 🌿 Industri Pestisida dan Herbisida

o Formic acid digunakan dalam formulasi pestisida, herbisida, dan fungisida.

o Membantu mengontrol jamur, bakteri, dan serangga tertentu.

4. 🌡️ Industri Karet

o Digunakan untuk menggumpalkan lateks alami, yaitu proses penting dalam produksi karet mentah.

Lebih efisien dan bersih dibanding asam kuat lainnya.

 

Garam Industri (Kasar/Halus)

Garam dalam ilmu kimia adalah senyawa ionik yang terbentuk dari reaksi antara asam dan basa. Garam terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion) yang terikat melalui ikatan ion.

 

Kegunaan Garam di Industri:

1. 🧪 Industri Kimia

o Digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi:

§ Klorin (Cl)

§ Natrium hidroksida (NaOH) melalui proses elektrolisis garam (brine)

§ Asam klorida (HCl)

o Merupakan bahan dasar bagi berbagai reaksi kimia industri.

2. 🧼 Industri Sabun dan Deterjen

o Garam digunakan untuk mengendapkan sabun dalam proses pembuatan.

o Sebagai pengisi dalam deterjen bubuk agar teksturnya tidak menggumpal.

3. 🧵 Industri Tekstil dan Pewarnaan

o Digunakan dalam proses pencelupan kain untuk membantu fiksasi zat warna ke serat kain.

o Meningkatkan kualitas pewarnaan dan efisiensi proses.

4. 🧊 Industri Pendingin dan De-icing

o Campuran garam dengan es dapat menurunkan titik beku air, digunakan untuk:

§ Mencairkan es di jalan raya (de-icing)

§ Proses pendinginan dalam industri makanan atau es batu.

5. 🐟 Industri Pengawetan Pangan

o Sebagai pengawet alami dalam pengolahan makanan seperti ikan asin, daging, acar, dll.

o Menghambat pertumbuhan mikroba dan bakteri pembusuk.

6. 🏭 Industri Pengolahan Air

o Digunakan dalam sistem pelunakan air (water softener), untuk meregenerasi resin penukar ion.

o Membantu menurunkan kandungan kalsium dan magnesium dalam air.

7. 🧯 Industri Farmasi dan Medis

o Digunakan untuk membuat larutan saline (NaCl 0,9%) untuk infus dan pembersih luka.

Bahan tambahan dalam beberapa formulasi obat.

 

Kaolin Powder

Kaolin powder adalah bubuk mineral putih yang dihasilkan dari batuan yang mengandung mineral utama bernama kaolinit (Al₂Si₂O₅(OH)₄).
Kaolin termasuk jenis clay mineral (tanah liat) yang memiliki struktur kristal unik, sehingga banyak digunakan sebagai bahan baku industri.

Karakteristik Kaolin Powder: 
Warna: putih atau sedikit krem, tergantung kandungan mineral pengotor
Bentuk: bubuk halus, Tidak larut dalam air
pH umumnya netral atau sedikit asam
Tahan panas (refraktori), memiliki sifat isolasi listrik yang baik

Industri Keramik & Porselen
bahan utama pembuatan keramik, ubin, sanitary ware, dan porselen. Memberikan warna putih dan meningkatkan daya tahan panas.

Industri Kertas 
sebagai filler (pengisi) dan coating untuk meningkatkan kehalusan & kecerahan permukaan kertas.

Membantu mengurangi biaya produksi kertas.

Industri Cat 
Digunakan sebagai extender pigment untuk meningkatkan daya tutup dan stabilitas cat. Memberikan hasil akhir yang lebih halus.

Industri Karet & Plastik 
Sebagai filler untuk meningkatkan kekuatan mekanik dan stabilitas panas.

 

Urea Halus

Urea, juga dikenal sebagai karbamida, adalah senyawa kimia organik dengan rumus molekul CO(NH₂)₂. Berbentuk kristal putih, mudah larut dalam air, dan memiliki kandungan nitrogen tinggi sekitar 46%, urea menjadi salah satu bahan kimia paling penting dan banyak digunakan di dunia. Sebagian besar urea yang diproduksi secara global digunakan sebagai pupuk nitrogen, membantu meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen berbagai komoditas seperti padi, jagung, tebu, dan tanaman hortikultura.
Selain itu, urea juga memegang peranan penting di berbagai sektor industri lainnya.

Kegunaan Urea dalam Berbagai Industri

1️. Pertanian & Perkebunan
Sebagai pupuk nitrogen yang mudah larut dan cepat diserap tanaman, urea membantu meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan produksi hasil panen.

2️. Industri Papan dan Kayu (Plywood, MDF, Particle Board)
Urea menjadi bahan baku utama untuk pembuatan urea formaldehyde resin, yang berfungsi sebagai perekat (adhesive) dalam proses produksi plywood dan berbagai jenis papan kayu.

3️. Industri Tekstil
Urea membantu proses pencetakan kain agar warna lebih merata dan hasil lebih tajam. Selain itu, urea juga berfungsi menjaga kelembapan pasta cetak tekstil.

4️. Industri Pembersih Gas Buang
Dalam bentuk larutan (DEF/AdBlue), urea digunakan untuk mengurangi emisi gas buang berbahaya (NOx) pada kendaraan diesel, alat berat, dan cerobong industri.

5. Pakan Ternak Ruminansia
Sebagai sumber nitrogen non-protein untuk membantu bakteri di dalam rumen memproduksi protein.

 

Asam p-toluenasulfonat (PTSA)

Nama umum: p-Toluenesulfonic acid, disingkat p-TsOH  Rumus molekul: C₇H₈SO₃. Berat molekul: ~172,20 g/mol.  Kekuatan asam  Asam kuat organik (pKa sekitar -2.8) Stabilitas. Stabil di kondisi kering; dapat menyerap air (higroskopis.

Kegunaan / aplikasi utama:

1️. Katalis asam dalam reaksi kimia organic Digunakan pada proses esterifikasi, transesterifikasi, alkilasi, dan kondensasi. Dan Sebagai alternatif asam mineral kuat seperti asam sulfat, karena bentuknya padat dan lebih mudah ditangani.

2️. Produksi resin & polimer

Sebagai katalis dalam pembuatan resin seperti fenol formaldehida dan urea formaldehida.

3️. Sintesis bahan kimia halus Membantu proses pembuatan zat pewarna, plasticizer, pestisida, dan surfaktan.

4️. Industri wewangian & flavor Katalis pembuatan ester yang digunakan sebagai bahan baku parfum dan perisa.

 

Hexamine

Hexamine (Hexamethylenetetramine) adalah bahan kimia padat berbentuk kristal putih
Banyak digunakan sebagai pengeras resin, bahan bakar padat untuk camping, penghambat korosi, serta bahan baku dalam industri kimia. Kegunaan / aplikasi utama (tanpa farmasi):

1️. Bahan baku resin & plastic 
Digunakan dalam pembuatan resin fenol formaldehida & urea formaldehida. Sebagai pengeras (hardener) atau curing agent untuk resin termo-setting.

2️. Industri bahan peledak 
Komponen penting dalam produksi RDX (Cyclonite) dan HMX.

3️. Bahan baku kimia 
Digunakan untuk membuat senyawa antara (intermediates) dalam industri kimia.

4️. Bahan bakar padat / solid fuel 
Dijadikan tablet bahan bakar padat (contohnya: tablet pemanas makanan militer atau outdoor / camping stove fuel).

5️. Penghambat korosi 
Dalam beberapa aplikasi teknik, hexamine digunakan sebagai inhibitor karat.

 

Diaion UBK08

Diaion UBK08 adalah resin pertukaran ion kategori Strong Acid Cation (SAC) berbasis styrene-DVB gel, dengan grup fungsional –SO₃H. Dalam bentuk asli dikirim sebagai Na⁺-form, dan dapat diubah menjadi H⁺ form untuk aplikasi tertentu 
•  Resin ini memiliki kapasitas pertukaran ion sekitar 2,0 meq/ml, ukuran partikel konsisten rata-rata 600 µm (±50), dan tahan terhadap suhu hingga 120 °C. Tingkat crosslinking sekitar 8 % dengan koefisien keseragaman ≤ 1,1–1,2

Kegunaan DIAION UBK08 di Industri:
🧼 1. Pengolahan Air Industri (Water Treatment)
•    Digunakan sebagai resin softener untuk menghilangkan kation seperti Ca²⁺ dan Mg²⁺, membuat air menjadi lunak.
•    Dalam sistem demineralisasi (demin), bersama resin anion untuk produksi air murni (pure water)

⚙️ 2. Pemurnian Air Proses di Industri
•    Pada industri bahan baku farmasi dan bahan makanan (misalnya gula, MSG), untuk memurnikan larutan dengan menghilangkan ion logam.
•    Cocok untuk aplikasi di bidang hidrometallurgy, ekstraksi unsur langka, dan separasi asam amino.

🍬 3. Pengolahan Gula & Industri Fermentasi
•    Memanfaatkan kemampuan resin SAC untuk memurnikan larutan gula, meningkatkan kemurnian dan efisiensi dalam proses industri makanan/minuman.

🔬 4. Industri Farmasi & Kimia
•    Dalam produksi obat atau bahan kimia yang membutuhkan kontrol kation sangat ketat seperti amino acid separation.
•    Digunakan dalam reaktor sebagai katalis atau media pertukaran ion.

📦 5. Manufaktur Air Industri Kualitas Tinggi
•    Ideal untuk sistem air boiler, cooling tower, air minum berkualitas tinggi di industri dan laboratorium.
•    Resin dengan ukuran partikel seragam meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu regenerasi, dan mengurangi limbah reagen serta volume air buangan

 

Calcium hypochlorite 60% (Kaporit)

Calcium hypochlorite atau dikenal sebagai kaporit adalah senyawa kimia dengan rumus Ca(ClO)₂, berbentuk padatan putih atau abu-abu muda, dan sangat kuat sebagai bahan pemutih dan disinfektan.

Kegunaan Kaporit di Industri:
1. 💧 Industri Pengolahan Air
o Digunakan sebagai disinfektan utama untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme dalam:
 Air minum (pada instalasi air bersih)
 Air kolam renang
 Air limbah industri dan domestik
o Membantu mengontrol bau, mengurangi kontaminan, dan menjaga standar kualitas air.

2. 🏭 Industri Tekstil dan Kertas
o Digunakan sebagai agen pemutih (bleaching agent) untuk:
 Serat tekstil seperti kapas dan rayon
 Pulp kertas sebelum diproses menjadi kertas putih
o Meningkatkan warna dan kebersihan bahan sebelum finishing.

3. 🧼 Industri Produk Pembersih dan Sanitasi
o Bahan aktif dalam disinfektan permukaan, pembersih lantai, pemutih pakaian, dan produk kebersihan industri.
o Efektif untuk sanitasi di rumah sakit, restoran, pabrik makanan/minuman, dan fasilitas umum lainnya.

 

Tea Seed Meal (Samponin)

Tea Seed Meal (juga disebut tea seed cake) adalah hasil samping dari proses ekstraksi minyak dari biji tanaman Camellia (terutama Camellia oleifera). Setelah minyak diperas, ampas bijinya dikeringkan menjadi bubuk

Kegunaan Tea Seed Meal di Berbagai Industri:
1. 🌱 Industri Pertanian dan Perkebunan
• Sebagai pupuk organik → meningkatkan kesuburan tanah dan kandungan bahan organik.
• Pengendali hama alami → terutama untuk membasmi cacing tanah, ulat, dan serangga tanah tanpa bahan kimia sintetis.
• Pembenah tanah → memperbaiki struktur tanah dan daya serap air.

2. 🐟 Industri Akuakultur / Perikanan
• Sterilisasi kolam ikan atau udang → membasmi siput, kecebong, dan organisme hama tanpa membahayakan ikan atau udang.
• Mengontrol biota liar di tambak sebelum tebar benih.
• Aman digunakan karena saponin terurai alami dan tidak meninggalkan residu berbahaya.

3. 🐓 Industri Peternakan
• Aditif pakan ternak → sumber protein nabati dan saponin yang membantu:
o Pencernaan hewan
o Pengurangan emisi gas di perut ruminansia
o Meningkatkan efisiensi pakan

4. 🧴 Industri Kosmetik dan Personal Care
• Saponin alami dalam tea seed meal digunakan sebagai:
o Agen pembusa alami dalam sabun dan sampo herbal
o Bahan scrub atau exfoliant dalam produk perawatan kulit

 

TCCA 90% (Powder/Granular/Tablet)

TCCA (singkatan dari Trichloroisocyanuric Acid) adalah senyawa kimia berbentuk padat (tablet, granul, atau bubuk) yang digunakan sebagai disinfektan, agen pemutih, dan penghilang bau, terutama untuk pengolahan air.

Kegunaan TCCA di Industri
1. 💧 Industri Pengolahan Air (Water Treatment)
• Disinfektan kolam renang → membunuh bakteri, virus, dan alga.
• Sterilisasi air minum → membunuh mikroorganisme patogen.
• Pengolahan air limbah industri dan domestik → menurunkan kandungan mikroba dan bau.

2. 🏭 Industri Tekstil
• Digunakan untuk pemutihan kain (bleaching) karena mengandung klorin aktif.
• Menghilangkan warna dari air limbah tekstil.

3. 🧪 Industri Kimia
• Sebagai agen klorinasi dalam berbagai proses produksi kimia.
• Digunakan dalam formulasi produk pembersih dan sanitasi.

4. 🧴 Industri Pembersih dan Sanitasi
• Bahan aktif dalam disinfektan tablet, pembersih lantai, dan produk desinfeksi rumah sakit.
• Digunakan dalam sanitasi peralatan makanan dan minuman.

 

Azomite

Azomite (singkatan dari A to Z Of Minerals Including Trace Elements) adalah mineral alami berbentuk bubuk atau granula yang berasal dari abu vulkanik yang mengendap di dasar laut purba jutaan tahun lalu

Kegunaan Azomite di Industri:
1. 🌱 Pertanian & Perkebunan
• Sebagai pupuk mineral alami (soil remineralizer) → menambah unsur hara mikro pada tanah.
• Meningkatkan hasil panen, kekebalan tanaman, dan kualitas buah/sayur.
• Dipakai dalam pertanian organik → tersedia dalam sertifikasi OMRI (untuk produk organik).

2. 🐄 Peternakan & Pakan Ternak
• Sebagai suplemen mineral untuk pakan hewan: sapi, unggas, babi, kambing.
• Membantu pencernaan, pertumbuhan, dan meningkatkan kekebalan ternak.
• Digunakan juga dalam pakan ikan dan udang.

3. 🧫 Industri Bioteknologi & Mikroorganisme
• Digunakan sebagai media nutrisi tambahan dalam fermentasi atau budidaya mikroba tanah.

4. 🏗️ Reklamasi & Rehabilitasi Lahan
• Digunakan dalam proyek pemulihan tanah kritis atau pasca tambang untuk meningkatkan kesuburan tanah kembali

 

Calcium Chloride (Powder/Flake)

Calcium Chloride (CaCl₂) adalah senyawa anorganik berupa garam putih, bersifat higroskopis (menyerap air dari udara), larut dalam air, dan sangat reaktif terhadap kelembapan.

Kegunaan Calcium Chloride di Industri:
1. 💧 Pengering dan Penyerap Kelembapan
• Digunakan sebagai desikan (pengering) dalam:
o Industri farmasi
o Pengemasan makanan
o Kontainer ekspor (mencegah kondensasi)

2. 🧊 Pengendali Es dan Salju (De-icing)
• Digunakan di negara dingin untuk mencairkan es di jalan, lebih efektif dari garam biasa (NaCl), karena bekerja di suhu lebih rendah.

3. 🏗️ Industri Konstruksi
• Sebagai pengeras beton (accelerator) → mempercepat waktu pengikatan beton, terutama dalam cuaca dingin.
• Digunakan untuk pengendalian debu di jalan tanah atau area tambang.

4. 🧪 Industri Kimia
• Bahan baku atau zat tambahan dalam berbagai reaksi kimia.
• Digunakan untuk menstabilkan larutan atau dalam proses penukar ion.

5. 🥤 Industri Makanan dan Minuman
• Food grade CaCl₂ digunakan sebagai:
o Koagulan dalam produksi tahu
o Penambah kalsium dalam air minum dan produk olahraga
o Agen pengencang (firming agent) dalam sayuran kaleng atau buah kalengan

 

H2O2 (Hydrogen Peroxide)

H₂O₂ adalah rumus kimia dari hidrogen peroksida (hydrogen peroxide), yaitu cairan bening, tidak berwarna, dan sangat reaktif. Merupakan salah satu bentuk oksidator kuat yang banyak digunakan di berbagai industri.

Kegunaan Hidrogen Peroksida (H₂O₂) di Industri:
1. 🏭 Industri Kertas dan Pulp
• Digunakan sebagai pemutih (bleaching agent) ramah lingkungan untuk kertas tanpa menggunakan klorin.

2. 🧪 Industri Kimia
• Bahan baku atau reagen dalam berbagai reaksi kimia oksidasi.
• Digunakan dalam sintesis bahan kimia dan produk turunan.

3. 🧼 Industri Pembersih dan Sanitasi
• Digunakan sebagai disinfektan dan antiseptik.
• Pembersih peralatan industri makanan dan medis.

4. 💊 Industri Farmasi dan Kosmetik
• Digunakan dalam obat kumur, pembersih luka, dan produk pencerah kulit.
• Kadang digunakan dalam formulasi pasta gigi dan produk pemutih gigi.

5. 🥗 Industri Makanan
• Food grade H₂O₂ digunakan untuk sterilisasi kemasan makanan dan minuman.
• Digunakan dalam pemrosesan makanan, seperti pemutihan madu, pengolahan susu, dan lainnya.

6. 🚗 Industri Otomotif dan Elektronik
• Pembersih permukaan logam dan komponen elektronik.
• Digunakan dalam proses manufaktur semikonduktor.

 

Calcium Carbonate

Calcium carbonate (CaCO₃) adalah senyawa kimia anorganik berbentuk bubuk putih atau kristal, yang secara alami ditemukan dalam batu kapur (limestone), marmer, kalsit, dan kapur (chalk)

Kegunaan Calcium Carbonate di Industri:
1. 🏭 Industri Plastik, Karet, dan Polimer
• Digunakan sebagai pengisi (filler) untuk menambah volume, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan kekuatan serta stabilitas termal produk plastik dan karet.

2. 🎨 Industri Cat dan Pelapis
• Sebagai pigmen putih dan bahan pengisi dalam cat, tinta, dan pelapis untuk meningkatkan kekentalan, warna, dan daya sebar.

3. 📄 Industri Kertas
• Dipakai sebagai bahan pengisi (filler) dan lapisan permukaan (coating) untuk membuat kertas lebih putih, halus, dan opak (tidak tembus cahaya).

4. 💊 Farmasi
• Digunakan dalam tablet sebagai:
o Sumber kalsium
o Antasid (penetral asam lambung)
o Bahan pengisi dalam tablet dan kapsul

5. 🧴 Kosmetik dan Produk Perawatan Pribadi
• Digunakan sebagai abrasif ringan dalam pasta gigi
• Sebagai pengisi dalam bedak kosmetik

 

Sodium Silicate (Water Glass)

Sodium silicate (atau natrium silikat) adalah senyawa kimia yang terdiri dari natrium oksida (Na₂O) dan silikon dioksida (SiO₂) dalam berbagai rasio. Biasa disebut juga sebagai water glass atau kaca air karena bentuk cairnya seperti kaca transparan yang larut dalam air

Kegunaan Sodium Silicate di Industri:
1. 🧼 Industri Deterjen
• Sebagai builder untuk meningkatkan efisiensi pembersihan deterjen
• Mencegah korosi pada logam di mesin cuci

2. 🧱 Industri Bangunan dan Konstruksi
• Digunakan sebagai bahan pengikat dalam semen api, beton tahan panas, dan mortar
• Pengeras permukaan beton (mengurangi debu)
• Pelapis anti air dan tahan kimia

3. 📦 Perekat dan Pengikat
• Bahan perekat untuk karton, kertas, papan gypsum, dan kayu lapis
• Digunakan dalam produksi briket batubara dan pelet biomassa

4. 🔥 Industri Pengecoran Logam
• Untuk membuat cetakan pasir silikat (molding sand) dalam pengecoran logam

5. 🌾 Pertanian
• Sebagai pelapis biji-bijian (seed coating)
• Kadang digunakan dalam pupuk untuk memperkuat ketahanan tanaman terhadap penyakit

6. 🧪 Pengolahan Air
• Digunakan untuk kondisioner air boiler → mencegah kerak
• Sebagai flocculant dalam pengolahan air limbah industri

 

MGCL (Magnesium Chloride)

Magnesium chloride (MgCl₂) adalah garam anorganik yang terdiri dari magnesium (Mg²⁺) dan klorida (Cl⁻). Biasanya tersedia dalam bentuk kristal berwarna putih atau serbuk, dan sering mengandung air kristal (seperti MgCl₂·6H₂O, dikenal sebagai magnesium chloride hexahydrate).

Kegunaan Magnesium Chloride di Industri:
1. 🧱 Industri Konstruksi
• Bahan baku untuk magnesium oxychloride cement (Sorel cement) → digunakan pada lantai industri, panel tahan api, isolasi, dll.

2. 🧪 Industri Kimia
• Bahan awal dalam produksi magnesium logam
• Digunakan sebagai katalis atau zat pengatur dalam beberapa proses kimia

3. ❄️ Pengendali Es dan Debu
• De-icer untuk jalanan (alternatif selain garam batu/NaCl)
• Dust control di jalan tanah atau area pertambangan

4. 🧬 Industri Farmasi & Laboratorium
• Digunakan dalam reagen biokimia, terutama dalam PCR dan biologi molekuler
• Komponen suplemen magnesium (untuk kesehatan otot dan syaraf)

5. 🧴 Industri Kosmetik & Kesehatan
• Digunakan dalam garam mandi, semprotan magnesium, lotion → membantu relaksasi otot dan mengatasi defisiensi magnesium

6. 🌾 Pertanian
• Digunakan sebagai pupuk atau korektor tanah untuk menambah unsur magnesium yang dibutuhkan tanaman

 

Polyvinyl Alcohol (PVA)

Polyvinyl Alcohol (PVA) adalah polimer sintetis yang larut dalam air, tidak beracun, tidak berbau, dan memiliki kemampuan pembentuk film, daya rekat tinggi, serta tahan minyak dan pelarut organik tertentu. PVA diproduksi melalui hidrolisis dari polyvinyl acetate (PVAc).

Fungsi PVA dalam Industri (Non-Kosmetik & Non-Farmasi)
1. Industri Tekstil
Sizing agent: Melapisi benang agar lebih kuat dan tahan gesekan saat ditenun. Stabilisator emulsi dalam pewarnaan tekstil. Pembentuk film untuk kain anti air atau fungsional lainnya.


2. Industri Kertas
Sebagai bahan pelapis permukaan (surface sizing) untuk meningkatkan kekuatan tarik dan ketahanan cetak. Perekat pada laminasi kertas. Meningkatkan kehalusan dan kilap kertas.


3. Industri Perekat (Adhesive) Bahan dasar lem putih atau lem kayu (wood glue). Digunakan dalam lem label, karton, dan kemasan.


4. Industri Plastik & Film Untuk membuat film biodegradable (larut air) seperti kantong laundry rumah sakit. Sebagai lapisan pelindung atau film sementara.


5. Industri Bangunan Campuran dalam mortar, semen, dan plesteran untuk meningkatkan kekuatan adhesi, fleksibilitas, dan ketahanan air.


6. Industri Keramik & Pengecoran Logam 
Sebagai binder (pengikat) dalam cetakan keramik dan pasir cetak pengecoran logam. Meningkatkan kekuatan kering dan kestabilan dimensi cetakan.

 

Pigmen Iron Oxide

Pigmen iron oxide adalah zat pewarna yang berasal dari senyawa antara besi dan oksigen. Biasanya punya warna merah bata, coklat, sampai hitam pekat. Bentuknya bubuk halus, dan sering dipakai buat ngewarnain berbagai benda.

Fungsi Pigmen Iron Oxide di Berbagai Bidang
1. Pewarna Cat Pigmen ini banyak dipakai buat cat dinding, pagar, besi, atau kendaraan.
• Warnanya tajam & tahan cuaca
• Cocok buat luar ruangan


2. Warna Material Bangunan Contohnya di genteng, paving block, batako, ubin, semen cetak.
• Kasih tampilan estetik: merah bata, abu-abu tua, coklat tanah
• Warnanya nyatu langsung ke bahan, bukan cuma lapisan luar


3. Bahan Magnetik
Pigmen iron oxide jenis magnetite (Fe₃O₄) bisa jadi bahan dasar untuk produk magnetik.
• Dipakai di sensor, komponen elektronik, dll.
4. Filter Air
Pigmen ini juga bisa nyerap zat beracun kayak logam berat dari air.
• Dipakai di sistem penyaringan limbah atau air kotor


5. Keramik & Kaca Digunakan untuk kasih warna natural di produk keramik dan kaca.
• Contohnyaubin warna coklat tua, genteng merah tua, kaca dekoratif.
Kenapa Pigmen Iron Oxide Populer?
• Murah, alami, dan aman
• Tahan sinar matahari, panas, dan hujan
• Cocok buat produk outdoor dan konstruksi

 

Stearic Acid

Stearic acid adalah asam lemak jenuh rantai panjang dengan rumus kimia C₁₇H₃₅COOH. Termasuk asam lemak jenuh (saturated fatty acid). Berbentuk padat seperti lilin putih pada suhu ruang. Tidak larut dalam air, tapi larut dalam pelarut organik (alkohol, eter, minyak). Asam ini alami, biasanya diambil dari: Minyak hewani: dan Minyak nabati.

1. Sabun Batang
• Bikin sabun jadi keras dan nggak cepat habis
• Tambah busanya lebih creamy

2. Lilin
• Bikin lilin jadi lebih padat dan tahan panas
• Api lilin jadi nyala stabil dan nggak cepat meleleh

3. Industri Plastik dan Karet
• Dipakai sebagai pelumas internal
• Bantu proses cetakan plastik supaya nggak nempel
• Di karet, bantu proses vulkanisasi biar ban makin elastis dan kuat

4. Crayon dan Pensil Warna
• Bikin hasil warna jadi lebih halus dan lembut
• Warna nggak gampang patah

5. Cat, Pelapis, dan Tinta
• Dipakai dalam bentuk garam stearat (misalnya zinc stearate)
• Fungsinya sebagai anti-lengket, pelicin, dan bikin cat lebih stabil.

 

Urea Formaldehyde

Urea Formaldehyde (UF) powder adalah bubuk putih yang terbuat dari campuran urea (senyawa nitrogen) dan formaldehida (senyawa aldehida). Saat dicampur air dan dipanaskan, bubuk ini membentuk resin termo-set artinya, begitu mengeras, dia tidak bisa dilelehkan ulang kayak plastik biasa.

Fungsi & Penggunaan Spesifiknya
1. Lem Kayu (Wood Adhesive)
- Digunakan untuk merekatkan plywood, MDF, HDF, particle board .
- Daya rekat sangat kuat dan cepat kering
- Banyak dipakai di industri furnitur dan interior Contoh: menempelkan lapisan kayu tipis (veneer) ke papan MDF.


2. Bahan Dasar Perabot & Material Bangunan
- Resin UF dicetak jadi bentuk padat: gagang pintu, saklar, dudukan WC
- Biasa dipakai karena tahan benturan, tahan panas, dan murah
- Contoh: Saklar lampu zaman dulu banyak yang pakai resin UF.


3. Isolator Listrik
menghantarkan listrik & tahan panas, cocok buat bagian luar: Stop kontak, Kabel terminal, Fitting lampu


4.  Bahan Pelapis & Finishing
Dipakai untuk laminasi HPL (High Pressure Laminate) pada meja, kitchen set, dll. 
Membuat permukaan jadi licin, mengilap, dan tahan gores

 

WhatsApp